Senin, 23 April 2012

Minggu 22 April 2012..

SUNGGUH TUHAN TIDAK PERNAH JAUH (Yoh 20. ayat 11-18)

11. Tetapi Maria berdiri dekat kubur itudan menangis. Sambil menangis ia menjenguk ke dalam kubur itu,
12. dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih, yang seorang duduk di sebelah kepala dan
      yang lain di sebelah kakidi tempat mayat Yesus terbaring.
13. Kata malaikat-malaikat itu kepadanya: "Ibu, mengapa engkau menangis?" jawab Maria kepada mereka
      :" Tuhanku telah diambil orang dan aku tidak tahu di mana Ia diletakan."
14. Sesudah berkata demikian ia menoleh kebelakang dan melihat Yesus berdiri di situ, tetapi ia tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus.
15. Kata Yeses kepadanya :" Ibu, mengapa engkau menangis? Siapakah yang Engkau cari? Maria menyangka
orang itu adalah penunggu taman , lalu berkata kepada- Nya: "Tuan, jikalau tuan yang mengambil Dia, katakanlah kepadaku, dimana tuan meletakan Dia, supaya aku dapat mengambil-Nya."
16. Kata Yesus kepadanya: "Maria!" Maria berpaling dan berkata kepad-Nya dalam bahasa Ibrani: "Rabuni!",
artinya Guru.
17. kata Yesus kepadanya: "Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa,
tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu."
18. Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid: "Aku telah melihat Tuhan!" dan juga bahwa Dia yang mengatakan hal-hal itu kepadanya.
 (demikian alas Firman Tuhan sebagai bahansan kali ini)

Minggu 22 april 2012,
   Uraian ini saya kutip dari khotbah Bpk Pdt. Agus (GKMI, Cempaka Putih, Jakarta Pusat)
saya pribadi sangat terkesan dengan penjelasan-penjelasan beliau terhadap ayat ini, ia mengambil sebuah
makna kejadian ini dimana "PERPISAHAN" sedang terjadi pada Maria Magdalena, dan ini nyata terjadi kepada kita. kita juga sering mengalami perpisahan, dimana suasana hati kita sangat terpukul, putus asa,
kesedihan, kehilangan, dan lebih parahnya kita terkadang berpikir jika Tuhan kita meninggalkn kita, seperti yang terjadi pada Maria. Ia yang punya keterikantan batin dengan Yesus secara personal tentunya sangat terpukul, seakan ia lupa jika Tuhan telah berjanji bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkn kita sedetikpun.
begitu sulit bagi Maria menerima kenyataan bahwa Yesus telah bangkit, n berada di samping dia. tapi Yesus
menghargai perasaan Maria, Ia tahu bahwa suasana hati Maria benar" merasa kehilangn , sampai" Yesus berdiri di dsamping dia, sekalipun ia belum langsung percaya. tpi degan penuh kelembutan Yesus kembali menyapa dan menyadarkan dia , bahwa Ia akan selalu ada di samping kita sekalipun kita meninggalkan Dia.  Ia mau kita pergi dan mengabarkan berita baik itu kepada seluruh makhluk, supaya barang siapa percaya sekalipun ia tidak melihat Yesus diselamatkan.... Tuhan luar biasa, Ia merangkul dengan ketidakterbatasan-Nya, tidak untuk sekelompok orang, tp untuk seluruh makhluk di bumi. sekarang mari kita selalu berpegang teguh pada Yesus, sebagai makhluk yang rapuh kita patut menangis jika kita bersedih, karna ad makna yang terkandung dalam air mata yang tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata, dan hanya dapat diwakilkan dengan air mata, tapi ingatlah bahwa Tuhan selalu setia n ada disamping kita....
sahabat blogger yang berbahagia_ bagian ini hanya igin berbagi dari pengalaman menarik yang paut kita jadikan  contoh kita dalam bersikab n hidup dlam kekudusan..... AMIN.